Lorong Waktu Sinetron Favorit Menunggu Bedug Maghrib

 

Tak terasa, sebulan lagi sudah masuk bulan ramadhan. Ngomong-ngomong soal ramadhan, ada salah satu sinetron yang tak pernah ketinggalan untuk ditonton saat kecil yaitu “Lorong Waktu”. Sinetron yang biasanya hanya disetel saat bulan puasa ini, merupakan tontonan favorit saya menunggu bedug maghrib. Kamu yang lahir di tahun 90-an masih pada inget gak?

Petualangan Zidan, Ustad Addin dan Haji Husin melintasi lorong waktu adalah hal seru dan saya nanti-nanti.  Dulu gara-gara nonton ini setiap hari, saya pernah berkhayal bisa mempunyai alat yang bisa menembus lorong waktu.

Saat ”Lorong Waktu 5 dan 6”, saya sudah tidak rutin lagi menonton. Saya sudah merasa bosan dengan ceritanya karena sudah bisa  ditebak. Tidak ada hal baru yang ditampilkan. Akhirnya saat sore, saya lebih suka bersepeda atau main bola bersama teman-teman, kemudian pulang setengah jam sebelum berbuka puasa. Walaupun begitu, sinetron ini tidak terlupakan di hati saya.

 

Ceritanya

Di kantor DKM masjid, ruang kerjanya Ustad Addin, terdapat sebuah komputer yang ketika diketik-ketik. Sebelum Ustad Addin memencet tombol enter, dia bertanya dulu “Pak Haji siap, Zidan siap, bismillahirahmanirrahim”. Tombol enter dipencet, kemudian keluarlah cahaya dari atap ke arah mereka. Begitu cahayanya hilang, mereka pun ikut hilang, berpindah tempat dan waktu.

Dalam beberapa detik, mereka sudah berada pada zaman yang berbeda. Mereka bisa pergi ke masa lalu, juga masa depan. Biasanya ketika berada di zaman berbeda ini ada kisah-kisah menarik yang ditampilkan. Episode yang saya ingat yaitu saat Zidan, Ustad Addin dan Haji Husin pergi ke zaman penjajahan. Mereka berada pada suasana perang. Hal lucu yang saya ingat yaitu ketika mereka ngumpet karena takut kena tembak.

Saya pun lupa akhir ceritanya bagaimana. Namun saya bisa mengambil pelajaran bahwa rakyat Indonesia pada saat itu berjuang mati-matian untuk membela tanah air. Bahkan pada saatnya bulan puasa, mereka juga tetap berperang untuk merdeka.

Ada cerita dari episode lain yang saya ingat. Kalau tidak salah ceritanya begini. Zidan dan Haji Husin pergi ke sebuah tempat. Setibanya disana, mereka mengamati dan membuntutui seseorang. Diperjalanan orang tersebut ingin dirampok oleh seseorang. Sebelum dirampok dia menjelaskan salah satu ayat AlQuran. Akhirnya dia tidak jadi dirampok. Bahkan para perampok kemudian bertobat. Tak lama, ada seseorang yang tertimpa masalah dan berbincang kepada orang tersebut. Kemudian dia menjawab segala keluh kesah dengan ayat Al-Quran. Setelah Pak Haji dan Zidan bisa mengambil pelajaran, mereka pun pulang ke waktu yang sebenarnya.

Inspirasi yang saya dapat dari episode tersebut, setiap masalah hidup sebenarnya bisa kita hadapi dengan baik jika kita mau membaca pedoman hidup kita.

Secara keseluruhan, setiap episode sinetron Lorong Waktu tidak hanya menghibut namun juga mengedukasi. Zidan seorang anak kecil yang diajak berpergian ke waktu dan tempat yang berbeda, diperlihatkan berbagai kejadian. Sesaat dan setelah kejadian, Zidan biasanya aktif bertanya, kemudian Haji Husin dan Ustad Addin menjadi pendamping yang menjelaskan berbagai hikmah yang bisa diambil.

Tanpa saya sadari, saya bisa belajar berbagai hal dari film ini. Belajar tentang kehidupan, terutama tentang akhlak. Kemudian dari film ini, saya mendapatkan inspirasi, bahwa menceritakan sebuah kisah, atau mengajak anak untuk masuk dalam sebuah kisah (praktik), merupakan cara efektif bagi guru ataupun orang tua mengajari anaknya.

Sinetron-sinetron seperti ini memang jarang ditampilkan di televisi. Kebanyakan sinetron lebih sering menampilkan kisah cinta para abg. Ataupun kisah rumah tangga yang selalu saja ada masalahnya. Bahkan ada adegan-adegan yang menampilkan berbagai bentuk kekerasan. Tapi seperti kata pepatah, sinetron-sinetron yang menginspirasi dan mengedukasi seperti “Lorong Waktu” adalah oase di tengah padang pasir. Tidak banyak, namun setiap generasi akan selalu ada. Kalau menurut kamu, adakah sinetron sekarang yang tidak hanya menghibur namun juga mengedukasi dan menginspirasi?

 

sumber gambar: keepo.me.

Advertisements

5 Comments Add yours

  1. unggulcenter says:

    dulu jadi mimpi kalau di masjid itu bisa dibuat kayak lorong waktu ini hehe

    Liked by 1 person

    1. hahaha… khayalan tingkat tinggi ya mas unggul..

      Like

  2. Nadella says:

    Saya juga seneng nonton Lorong Waktu ^^

    Liked by 1 person

  3. wisnutri says:

    waaa, nostalgia mas
    favorit jaman saya kecil juga ini. terus kalo di rcti ada demi masa. misal lorong waktu iklan, pindah channel ke rcti hehe

    Liked by 1 person

    1. acara demi masa itu yang pemainnya siapa ya? saya udah lupa. hehehe

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s